Perpisahan yang Indah


MALAM ke-22 Ramadhan 1440 H, tepatnya Minggu, 26 Mei 2019, pukul 19.57 WIB, imam yang sedang memimpin salat tarawih di masjid depan rumah saya jatuh pingsan saat rakaat kedua salat witir. Saya berada di saf ketiga, tak jauh dari tempat beliau berdiri . Saat bangkit dari rukuk, beliau jatuh ke belakang dan ada suara dug terdengar saat tubuhnya jatuh ke karpet. Jamaah saf pertama adalah yang paling tahu apa yang terjadi. Karena suara imam terhenti, jamaah yang ada di belakang kebingungan. Barulah setelah banyak orang berkerumun di sekitar tubuh imam yang jatuh pingsan itu, jamaah mengerti, sesuatu telah terjadi. Ambulans yang selalu parkir di halaman masjid disiapkan dan sang imam dibawa ke rumah sakit terdekat. Namun dalam perjalanan beliau yang berumur 63 tahun menghembuskan napas terakhir.

Ketika warga datang melayat ke rumah duka, saya mendengar beberapa orang menggumamkan semoga beliau husnul khatimah, dan ada pula yang mengatakan, kepergian seperti itulah yang kita semua inginkan.

Saya mengenal almarhum sebagai tetangga dan imam di masjid kami. Sering bertemu saat beliau jalan-jalan pagi atau di masjid saat salat atau kegiatan warga lainnya. Beliau orang baik dan insya Allah saleh dalam penilaian saya. Malam itu saya merenung cukup dalam, tentang bagaimana kematian datang menjemput manusia. Dari yang saya baca, lihat sendiri atau mendengar cerita dari orang lain tentang bagaimana si fulan atau fulanah meninggal, sudah cukup beragam bagaimana manusia dipanggil kembali. Ada yang mengenaskan seperti tewas dalam kecelakaan atau bencana, meninggal saat sedang bekerja, atau di rumah sakit karena sakit, dan ada pula yang seperti tetangga saya ini, meninggal saat sedang beribadah pada Allah SWT.

Kematian adalah rahasia, sebagaimana rahasianya status kematian kita di mata Allah. Namun, setidaknya, di mata manusia biasa seperti saya dan Anda juga, meninggal dunia saat beribadah kepada-Nya adalah salah satu perpisahan yang indah. Semua orang berdoa untuk itu dan tentu saja mengharapkannya sebagaimana doa yang dilantunkan setiap selesai salat, "Ya, Allah, berilah kami husnul khatimah. Ya, Allah, berilah kami husnul khatimah."

Semoga, kita semua, diberi akhir yang indah, husnul khatimah.[]


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Perpisahan yang Indah"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel